Jumat, 04 Mei 2012

5 Penyebab Pria Berbohong Pada Kekasihnya

img
dok. Thinkstock
Kepercayaan adalah hal terpenting dalam percintaan. Tapi kerap kali kebohongan juga tak bisa terhindarkan. Jika Anda memergoki pasangan berbohong, jangan langsung berteriak kesal atau minta putus. Ketahui dulu penyebab dia berbohong dan coba diskusikan masalah yang sebenarnya terjadi. Mungkin saja kebohongan itu dipicu karena sikap Anda sendiri.

Dikutip dari she knows, ini dia beberapa alasan kenapa orang berbohong dalam hubungan asmara dan bagaimana menyikapi kebohongan tersebut.

1. Terlalu Banyak Aturan
Terkadang, beberapa pasangan menyepakati aturan dalam hubungan yang justru membatasi gerak mereka sendiri. Contoh paling mudah, pria melarang kekasihnya untuk berbicara dengan pria lain atau pergi selain bersamanya, begitu juga sebaliknya. Meski telah disepakati, tidak ada orang yang suka diatur-atur harus berbuat apa. Dalam beberapa kasus, salah satu pasangan mungkin merasa tertekan dan ingin 'bernapas', sehingga dia memilih berbohong. Jika itu yang terjadi, sebaiknya koreksi lagi kesepakatan yang sebelumnya telah Anda berdua buat. Bila hanya membuat salah satu atau kedua pihak merasa dirugikan, lebih baik tidak perlu ada aturan yang terlalu mengikat.

2. Takut Dikritik
Seseorang pasti mencari dukungan dan apresiasi dari pasangannya. Tapi jika yang ia dapatkan justru kritik atau tersudut saat berbuat kesalahan, berbohong mungkin jadi satu-satunya cara untuk keluar dari situasi tersebut. Ketika pasangan berbuat salah, jangan langsung mencecarnya dengan sejuta omelan. Duduk dan bicarakan masalahnya baik-baik, hanya Anda dan pasangan, bukan di depan orang lain.

3. Bentuk Pertahanan Diri
Banyak orang mengadopsi kebohongan sebagai cara hidup, membuat hidup lebih mudah dijalani dan membantunya menghindari hukuman atau pandangan negatif, serta menyelesaikan masalah jangka pendek. Menghadapi kebenaran, menerima kejujuran lalu mencoba memperbaiki kesalahan mungkin jadi hal yang paling sulit mereka lakukan, meskipun mereka tahu bahwa itu bisa saja dijalankan.

4. Tertekan Karena Selalu Dipantau
Tertekan karena selalu dipantau atau diintai, juga jadi salah satu penyebab orang berbohong kepada kekasihnya. Biasanya dia takut sang kekasih akan sedih atau marah karena sesuatu yang dilakukannya, misalnya minum minuman beralkohol atau merokok.

5. Penerimaan
Sulit menemukan orang yang bisa menerima kita apa adanya. Karena itu juga, berbohong kerap dijadikan alasan agar bisa diterima pasangannya. Terkadang mereka melebih-lebihkan fakta atau mengarang cerita demi sebuah penerimaan. Jika itu alasannya, tunjukkanlah pada pasangan kalau Anda menerima dia sebagai kekasih apa adanya.



Sumber:  ***

4 Sikap yang Membuat Pasangan Kekasih Cepat Putus

img
Dok. Thinkstock
Pada masa awal pacaran, banyak orang yang tidak menunjukkan sifat aslinya kepada pasangan. Terkadang kita lebih tertarik pada lawan jenis yang tampak sempurna sampai pada akhirnya mengetahui lebih banyak tentangnya. Tapi ada beberapa sifat yang bisa menunjukkan kalau sebuah hubungan tak akan bertahan lama. Ada empat sifat yang dapat merusak hubungan baru dengan cepat, seperti dilansir Madame Noire.

1. Ketidakjujuran
Menemukan seseorang yang tidak sesuai antara perbuatan dan kata-katanya merupakan hal pertama yang dapat menghancurkan hubungan baru Anda. Rasa ketidakpercayaan di awal hubungan merupakan permulaan yang buruk untuk menjalin sebuah hubungan percintaan.

2. Terlalu Banyak Mengumpat
Tidak ada yang lebih buruk daripada berkencan dengan seorang pria yang tidak menghormati kehadiran wanita di hadapannya dan tidak menunjukkan dirinya sebagai seorang gentleman. Jika seseorang tidak memiliki cukup kontrol untuk mengekspresikan dirinya sendiri tanpa menggunakan kata-kata umpatan di hadapan seorang wanita, maka ada kemungkinan ada situasi lain di mana ia tidak memiliki kontrol diri.

3. Tidak Berbicara dengan Jelas
Jika Anda harus terus menerus mengatakan "hah?" selama berbicara dengannya, hubungan ini tidak akan berjalan kemana-mana. Tidak ada yang lebih melelahkan dari memiliki pasangan yang obrolannya bahkan tidak pernah nyambung sama sekali.

4. Rasa Tidak Aman atau Terlalu Posesif
Hubungan ini tidak akan membuat Anda merasa baik jika terasa seperti berada di penjara Prodeo. Tidak peduli seberapa menarik, kaya, atau pintar pasangan, jika ia merasa tidak aman dengan dirinya sendiri atau merasa sangat takut kehilangan Anda yang berlebihan, atau suka mengancam pasangan, maka hubungan ini sudah mati sebelum memiliki kesempatan untuk tumbuh. Hidup ini terlalu singkat untuk berhadapan dengan seseorang yang memiliki masalah dengan rasa tidak aman dan menggunakan kontrol untuk meredakan masalah.


Sumber: ***

5 Langkah Agar Si Dia Mau Berkomitmen

img
dok. Thinkstock
Anda dan pasangan sudah lama menjalin hubungan, namun hingga kini belum ada tanda-tanda bahwa ia ingin serius. Hal itu bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti belum merasa siap secara finansial atau trauma dari hubungannya di masa lalu. Simak beberapa poin yang dikutip dari Ezine Article ini, mungkin bisa membantu Anda meyakinkan si dia.

1. Tanpa Paksaan
Sangat penting untuk tidak memaksa pria untuk membuat komitmen jika dia belum siap. Jika Anda terus memaksanya, ini hanya akan membuatnya merasa negatif dengan segala bentuk komitmen. Berikan ia waktu. Kebanyakan pria tidak mau menjadi dewasa. Mereka akan melakukan apapun untuk menunda prosesnya. Tetapi jika ia telah memiliki keinginan untuk berkomitmen, ia akan melakukannya.

2. Tunjukkan bahwa Anda mandiri
Perlihatkan padanya kalau Anda adalah wanita yang mandiri. Ada kemungkinan ia takut membuat komitmen karena tidak ingin Anda bergantung padanya terus menerus. Tunjukkan padanya kalau Anda bisa juga menghabiskan waktu dengan teman-teman dan melakukan hobi sendiri. Asal tahu saja, pria lebih tertarik kepada wanita yang mandiri.

3. Meminta bantuan
Jika ia tidak mau berkomitmen karena memiliki masalah di masa kecil atau dengan hubungannya di masa lalu, mungkin ini saatnya Anda meminta bantuan ahli. Meskipun ia sudah dewasa, bukannya tidak mungkin ia memiliki masalah trauma. Anda dapat mendorongnya untuk menemui konselor. Peran Anda saat ini adalah mendukungnya.

4. Jangan membuatnya cemburu
Jangan pernah berpikiran untuk membuatnya cemburu dengan menggoda pria lain. Melakukan hal tersebut hanya akan membuat situasi bertambah buruk. Bagaimana Anda bisa membuatnya berkomitmen kalau Anda sendiri tidak setia?

5. Bersiaplah untuk melanjutkan hidup
Jika Anda tak bisa menerima keengganan si dia akan komitmen, jangan ragu untuk mengakhiri hubungan. Jika ia memiliki prioritas lain dalam hidupnya dan tidak ingin masuk ke dalam hubungan apapun, mungkin inilah saatnya Anda untuk pergi. Terutama bila penolakannya membuat Anda frustasi, mungkin inilah waktu yang tepat untuk mencari pria lain yang memiliki prioritas yang sama.


Sumber: ***

Tanda Kekasih Selingkuh Saat Menjalani Hubungan Jarak Jauh

img
dok. Thinkstock
Long distance relationship (LDR) atau berhubungan asmara jarak jauh memang memiliki masalah sendiri. Mulai dari sulitnya bertemu, timbulnya perasaan tidak percaya yang berujung pada kecemburuan menjadi masalah umum saat LDR.

LDR juga didominasi dengan perasaan kesepian. Tidak jarang, karena merasa kesepian, salah satu pasangan memiliki tambatan hati lain. Jika Anda juga sedang menjalani hubungan jarak jauh dan timbul perasaan tidak percaya dengan pasangan, simak tanda kekasih yang mungkin selingkuh dari Anda.

1. Berbohong
Ketika si dia mulai berbohong dan Anda mengetahuinya, maka Anda harus waspada. Meski hanya kebohongan kecil, bisa menjadi awal dari kebohongan besar. Contoh kasus, ketika pergi ke suatu tempat dia hanya mengatakan akan pergi dengan teman-teman prianya saja, namun Anda melihat tag foto di Facebooknya ternyata si dia juga pergi dengan wanita. Jika Anda melihatnya, jangan langsung marah, siapa tahu saja si dia benar-benar lupa mengatakan pada Anda. Tapi Anda tidak bisa mengabaikannya begitu saja dan tetap harus dipertanyakan. Terkadang firasat akan 'menuntun' Anda untuk mendapatkan bukti lainnya.

2. Si Dia Dekat dengan Salah Satu Teman Wanita di Media Sosialnya
Lihat Twitter dan Facebooknya. Jika dia dan si wanita yang tidak Anda kenal tiba-tiba menjadi sering membalas wall dan mention, maka Anda perlu menaruh curiga. Mungkin mereka berdua terlihat teman biasa dengan saling melemparkan candaan, tapi Anda perlu berhati-hati. Candaan bisa menjadi 'tanda' bahwa ada hubungan lebih di antara pria dan wanita.

3. Lebih Sering Bertengkar
Berhubungan hanya melalui telepon dan pesan singkat memang dapat menimbulkan kesalahpahaman, yang berujung dengan pertengkaran. Namun, jika belakangan ini dia memulai pertengkaran karena hal-hal kecil, mungkin dia mulai menunjukkan ketidak tertarikannya dengan hubungannya bersama Anda. Bisa jadi, penyebabnya karena wanita lain.

4. Sering Menghilang
Si dia mulai jarang memberi kabar dan Anda pun kesulitan mencarinya. Sehari atau dua hari setelahnya, si dia baru menelpon Anda dengan mengatakan alasan-alasan. Ini bisa menjadi tanda, dia tidak ingin diganggu oleh Anda dan telah nyaman dengan kehidupannya di sana.



Sumber: ***

Awas, Kekasih Minta Putus karena 5 Sikap Anda Ini

img
Dok. Thinkstock
Ada banyak penyebab seorang pria memutuskan kekasihnya, dan itu bukan semata-mata karena selingkuh atau sering bertengkar. Disadari atau tidak, hal-hal 'sepele' (yang dibiarkan menumpuk) justru bisa jadi penyebab utama berakhirnya sebuah hubungan asmara. Oleh karena itu, Anda patut mengetahui lima sebab paling umum seseorang dicampakkan seperti dikutip dari All Women Stalk, dan mungkin akan membantu Anda untuk mencegah hal tersebut.

1. Tidak Mempunyai Waktu Untuk Si Dia
Alasan pertama seorang wanita dicampakkan oleh pria karena mereka tidak punya waktu luang untuk pasangannya. Jika Anda secara terus menerus tak ada waktu untuknya dan selalu tidak menghiraukan pasangan, itu akan menjadi salah satu alasan kuat untuk dia meninggalkan Anda. Jadi, Anda harus mulai sedikit memberi perhatian pada pasangan dari sekarang.

2. Kurang Perhatian
Mendapatkan perhatian dari orang yang disayangi tentunya sangat menyenangkan. Oleh karena itu, jika Anda tidak atau kurang memberikan perhatian bagi pasangan, hal kecil ini akan menciptakan masalah yang lebih besar lagi dalam hubungan. Berikutnya, mungkin Anda akan ditinggalkan. Ingatlah, dalam mempertahankan sebuah hubungan diperlukan respon timbal balik dari pasangan, dengan saling memberikan perhatian dan usaha yang tinggi dari kedua belah pihak.

3. Jarang Menghubungi
Anda mungkin sibuk dengan pekerjaan sehingga merasa tidak ada waktu untuk menelepon atau mengirimkan pesan singkat pada kekasih. Padahal, agar tetap langgeng harus ada konektivitas dalam bentuk apapun antar pasangan. Jika masih bisa minum di coffee shop bersama teman sepulang kantor atau mengobrol seru ketika jam makan siang, berarti Anda sebenarnya punya banyak waktu untuk berkomunikasi dengan pasangan. Hanya saja tidak mau berusaha untuk membagi waktu. Kekuatan dalam hubungan akan menciptakan suatu chemistry bagi Anda dan pasangan. Oleh karena itu, lebih baik Anda banyak meluangkan waktu yang berkualitas bersama pasangan untuk menciptakan chemistry yang kuat dengannya, jika tidak ingin dia meninggalkan Anda.

4. Tidak Ada Usaha
Hanya karena memiliki sebuah hubungan, bukan berarti hubungan tersebut mudah untuk dipertahankan. Salah satu alasan terbesar seseorang dicampakkan pasangannya karena Anda dan dia kurang memberikan usaha yang keras untuk tetap bersama.

5. Kritikan yang Tidak Penting
Mungkin tampak tidak masalah bagi Anda untuk menyebut pria payah permainan atau mengritik kebiasaannya yang jorok. Tetapi kritikan tersebut akan berujung pada sakit hati. Hal ini juga akan menyebabkan sebuah hubungan berakhir dengan mudah. Beberapa kritikan mungkin baik tapi pastikan Anda tidak membuatnya berlebihan.

Sumber: ***