Jumat, 01 Juni 2012

Kode Etik Blogger Indonesia

 
Perkembangan blog yang demikian cepat telah membawa suatu perubahan baik positif maupun negatif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Berbagai kasus yang muncul dalam dunia blogger seperti pembajakan blog, penjiplakan hasil karya/tulisan, pelecehan, penipuan,  adu domba antar blogger dan anonimitas menyesatkan menyebabkan citra blog menjadi sebuah media yang negatif.

Blog hanyalah sebuah media dan sarana untuk menyampaikan pesan hasil buah pikiran dan juga ekspresi perasaaan seseorang /kelompok orang di internet. Baik buruknya blog sangat tergantung dari blogger, yaitu orang yang memiliki dan mengelola blog.

Blogger adalah manusia yang memiliki harkat dan martabat, yang bisa membedakan mana yang baik dan buruk untuk menciptakan peradaban. Oleh karena itu, perlu suatu kumpulan nilai-nilai/norma yang menjadi pedoman untuk bertingkah laku sebagai seorang blogger yang baik. Kumpulan nilai-nilai tersebut dapat dirumuskan secara jelas dalam KODE ETIK BLOGGER.

Kode etik blogger bukanlah aturan hukum seperti halnya UU ITE 2008, yang memaksa setiap blogger untuk melaksanakannya, ataupun menerima sanksi hukuman yang sangat berat.

Kode Etik Blogger Indonesia merupakan gerakan moral dari blogger untuk menunjukkan itikad baik sebagai manusia Indonesia yang memiliki harkat martabat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945.

Kode Etik Blogger Indonesia diharapkan menjadi pedoman yang dapat mencegah terjadinya pelanggaran hak-hak asasi orang lain dan juga sebagai solusi yang cair untuk menyikapi Undang-undang ITE 2008 yang sangat merugikan blogger bermasalah. Kode Etik Blogger Indonesia diharapkan juga menjadi sarana pembelajaran nilai-nilai bagi blogger pemula sejak dini.

Sebagaimana gerakan moral lainnya, siapapun boleh tergabung di dalamnya. Tidak ada sanksi hukum dalam gerakan ini, selain sanksi moral berupa ketidak-etisan yang  akan timbul dalam hati nurani para pelanggarnya. Tidak ada dewan pengawas atau kehormatan yang akan mengatur dan mengawasi, semua diserahkan kepada hati nurani kemanusiaan dan rasa tanggung jawab blogger kepada Sang Pencipta.

KODE ETIK BLOGGER INDONESIA

Kami Blogger Indonesia dengan kesadaran diri atas nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945, sepakat berada dalam  suatu norma/nilai-nilai untuk menjunjung tinggi harkat dan martabat kemanusiaan kami. Norma tersebut terangkum dalam Kode Etik Blogger Indonesia, yaitu :

1. KEJUJURAN DAN NIAT BAIK
Kami menyadari bahwa blog merupakan representasi kami di dunia maya yang anonim. Oleh karena itu kami ingin menunjukan niat baik kami untuk menampilkan identitas yang tidak digunakan untuk menipu dan tindakan jahat lainnya dalam blog maupun dalam komentar di blog lain.

2. KERAHASIAAN
Kami menyadari bahwa dunia internet tidak menjamin kerahasiaan data-data pribadi kami maupun data-data pribadi orang lain, sehingga kami harus menjaga data-data pribadi tersebut dalam batas tertentu  agar tidak disalahgunakan oleh siapapun untuk tujuan yang tidak baik.

3. TANGGUNG JAWAB
Kami menyadari bahwa apa yang kami tulis merupakan buah pikiran dan ekspresi perasaan kami yang mungkin dapat dipersepsi berbeda oleh orang lain. Oleh karena itu kami siap mempertanggungjawabkan dengan cara memberi penjelasan, atau memberikan referensi/bukti secukupnya atau memperbaiki tulisan tersebut jika memang terbukti memiliki kesalahan.

4. PENYARINGAN
Kami menyadari bahwa apa yang kami tulis merupakan opini yang dapat memiliki pengaruh yang besar baik positif maupun negatif dalam masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, kami akan berusaha untuk menyaring informasi seperlunya dalam tulisan maupun dalam komentar yang diajukan oleh orang lain.

5. HAK CIPTA
Kami menjunjung tinggi hasil karya orang lain dengan tidak melakukan  penjiplakan blog, atau mempublikasikan tulisan/photo orang lain tanpa seijin pemiliknya.

6. KEBEBASAN
Kami menyadari bahwa kebebasan kami berekspresi dilindungi oleh undang-undang, namun kami juga sadar bahwa orang lain juga memiliki kebebasan untuk mendapatkan hak-hak asasi-nya.

7. PERDAMAIAN
Kami akan berusaha mengutamakan penyelesaian secara damai yang menguntungkan semua pihak atas segala permasalahan yang ditimbulkan atas publikasi yang terbukti melanggar hak-hak orang lain.

8. KEBESARAN HATI
Kami siap untuk meminta maaf dan mengajukan perbaikan jika ternyata apa yang kami publikasikan terbukti memiliki kesalahan yang merugikan orang lain ataupun pihak-pihak yang terkait.

9. SOLIDARITAS
Kami menyadari bahwa sebagai satu komunitas blogger Indonesia, kami akan memberikan dukungan baik materi maupun moral bagi sesama kami yang membutuhkan pertolongan ataupun kesulitan dalam tujuan dan maksud-maksud yang baik.

10. HARMONISASI
Kami menyadari pentingnya menjaga harmonisasi hubungan dengan blogger lain. Kami akan berusaha menjauhi sikap permusuhan baik melalui komentar atau postingan yang sengaja dimaksudkan untuk menghina, melecehkan, mengancam, mengadu domba satu sama lain ataupun tindakan lain yang menganggu harmonisasi hubungan baik.

Demikian Kode Etik Blogger Indonesia ini kami terima untuk bersama-sama membangun moralitas sebagai Bangsa Indonesia demi kemajuan peradaban dan kejayaan Indonesia Raya.


Sumber: ***

Tulisane Arek Suroboyo

Ciri-cirine AREK Suroboyo nek ngomong iku khas banget, gak onok sing madani, to the point, terbuka, tanpa tedeng aling-aling (bloko suto). Ini menunjukkan bahwa AREK Suroboyo terkenal sebagai masyarakat yang terbuka, ramah, apa adanya dan sangat suka akan humor.

#ArekSuroboyo lek tukaran mesti ngomong “Awas kon yo, delok’en. molehmu” <– lapo? Ditraktir mangan ta?

#Lek ngilokno uwong “Wuih, wenak kon suarane arek iki, kok gak mbecak!”

#Sing lanang, lek ngamuk langsung ngomong –> “Njaluk tak pancal’a ndasmu”. Sepeda bek’e??

# Lek onok wedok’an ayu, endel, langsung dikomen “Mboook, mentolo tak gowo moleh ae”?

# lek nyebut uaakeh –> “Sak taek ndayak”. Koyok ngerti2o ae?

# lek di sindir karo koncone, langsung ngomong “Sakjane, kon iku ngenyek, ta ngetrek-etrek?!?”

# lek ngomong, ngarepe biasane ditambahi huruf U.. –> uaaakeh, ueeendel, ueeenak, uaaasssuu kok!

# Lek janjian ~ “Wis teko ndi kon?” “wes nang dalan iki, diluk maneh”, padahal sik nang omah!

# lek mari di ilokno, langsung mbales “ndasmu, ndogmu, bapakmu, pokoke sing onok mu-mu ne.

# Lek suwi gak ketemu konco, langsung ngomong “Wah, si urip ta kon? Tak pikir wis pitung dinone”

# Lek irunge gatel trus kudu wahing, munine —> Ha..ha..ha..hancookkk!!

# Lek onok wong pamer “eh aku tuku mobil anyar iki” langsung dijawab “SOPO??.. SING TAKOK!”

# Senengane muring2 nggawe awalan ‘jam’.. >> Jamput, jambul, jambret, jambu, dst.

# Lek ndelok wedok ayu, langsung ngomong: “Cuk, ayune, bpk’e sunat nangdi iku?”

# Lek onok wedok’an ayu langsung komentar “Ojok mbuk gudo lho jon, wes tak kapling iku!”

# Lek onok koncone ngomong gak jelas, langsung disauti “Kon iku ngomong ta kemu?!?”

# Lek ngomong, mesti dike’i akhiran A –> ndasmuA, matamuA, makmuA, mbokmuA..

# Lek krungu koncone ngomong banter, langsung disauti “Wuss sante ae jon, gak usa mbleyer..!”

Mesem’o Cok Suu Tel Dos Jeh....



Sumber: ***

Ibu Hamil, Jauhi Asap Rokok demi Kesehatan Bayi!

Baiknya wanita hamil menjauhi asap rokok atau lingkungan yang pekat dengan perokok. Efek negatif asap rokok berbahaya bagi janin, bahkan mengakibatkan kematian mendadak.

Ibu yang merokok atau sering terkena paparan asap rokok selama hamil mengakibatkan tekanan darah janin menjadi abnormal. Nah, itulah yang menjadi penyebab kematian bayi.

Tim peneliti dari Sweden's Karolinksa Institute menemukan paparan asap rokok selama hamil bisa menyebabkan tekanan darah bayi menjadi abnormal bahkan hingga anak tersebut dewasa nanti.

Tekanan darah yang abnormal membuat jantung harus memompa lebih cepat dan lebih keras. Studi menunjukkan kerusakan pada sirkulasi ini dapat menjadi faktor risiko pada sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Dr. Gary Cohen dan tim menganalisis 36 bayi yang baru lahir, 17 di antaranya lahir dari ibu yang merokok selama hamil. Saat bayi yang sering terpapar asap rokok tersebut diperiksa, menunjukkan adanya ketidaknormalan pada denyut jantung dan tekanan darahnya. Keadaan ini semakin memburuk sepanjang tahun pertama kehidupannya.

"Biasanya ketika seseorang berdiri detak jantung meningkat dan pembuluh darah menegang. Pada bayi dari ibu yang merokok, masalah tersebut terus menerus terjadi mulai dari lahir hingga 1 tahun pertama dan menjadi semakin buruk dari waktu ke waktu," ujar Dr. Cohen.

Ia menambahkan selama beberapa waktu orang sudah mengetahui adanya pengaruh kardiovaskular pada kasus kematian bayi mendadak. Dan ini kemungkinan bisa menjelaskan mengapa hal tersebut bisa terjadi. Terpapar asap rokok sejak awal kehidupan membuat mekanisme kontrol tekanan darahnya terganggu.

"Pengaruhnya bukan hanya pada pernapasan bayi tapi juga kontrol dari tekanan darah dan denyut jantungnya," ujar Dr. Cohen.

Sementara itu Prof. George Haycock, penasihat dari Foundation for the Study of Infant Deaths (FSID) menyatakan bahwa hasil penelitian ini sangat masuk akal. "Kematian bayi mendadak bisa dihindari dengan tidak membiarkan ada asap rokok di dalam ruangan yang sama dengan bayi. Selain itu sepertiga kematian bayi mendadak bisa dihindari jika ibunya tidak merokok selama hamil," tegasnya.



Sumber: ***

Kedekatan Ayah Cegah Anak Merokok


Mengsuh anak bukan semata tugas ibu, lho. Ayah pun terlibat secara langsung mengarahkan karakter anak. Nyatanya, kedekatan ayah dapat membuat sang anak jauh dari urusan merokok.

Ayah yang dekat dengan anak-anaknya dapat mencegah perilaku merokok pada anak. Demikian hasil penelitian yang dilakukan Dokter James White dari Cardiff University's School of Medicine. Selama tiga tahun, studi melibatkan lebih dari 3.500 anak remaja usia 11 hingga 15 tahun.

Hasil penelitian menunjukkan faktor paling kuat mengurangi risiko remaja mencoba merokok adalah seberapa sering sang ayah berbicara atau berkomunikasi dengan mereka. Kondisi itu berlaku bagi anak perempuan mau pun laki-laki. Jadi, peranan ayah memang penting bagi mereka, kan?

"Kesadaran yang lebih besar dari orangtua terutama potensi sang ayah akan menentukan apakah anak remaja ini akan memilih untuk bereksperimen dengan rokok atau tidak," ujar White.

Ia menambahkan para ayah harus didorong dan didukung untuk meningkatkan kualitas serta frekuensi berkomunikasi dengan anak-anak selama masa remaja.

Mungkin tak banyak ayah yang sering berkomunikasi dengan anaknya. Padahal dalam proses perkembangan anak dibutuhkan perhatian dan peran dari kedua orangtuanya, karena setiap anak juga membutuhkan sosok laki-laki dewasa.

Selain itu ada beberapa faktor risiko yang turut mempengaruhi seorang remaja mencoba merokok yaitu usia, jenis kelamin, pendapatan keluarga, pemantauan orangtua, dan apakah orangtuanya merokok atau tidak.



Sumber: ***

Kenali Ciri-ciri Bayi Bingung Puting

Penggunaan botol dot dapat mengakibatkan bayi bingung puting. Penggunaan payudara pun dikalahkan dengan dot. Sehingga produksi air susu ibu (ASI) menjadi kering.

Itulah yang kerap dikampanyekan untuk menjelaskan dampak botol dot. Memang, bayi doyan mengisap dot berjam-jam. Mereka menyibukkan mulut untuk meredakan gatal di gusi sebelum waktu makan tiba.

Dot bisa memberikan rasa aman bagi bayi dan rasa tenang bagi orang tua. Meski demikian, penggunaan dot yang berbahan lateks tentu berdampak negatif bagi si kecil.

Hal tersebut disampaikan Ketua Ikatan Konselor Menyusui Indonesia (IKMI), Nia Umar, dalam talkshow Breastfeeding Fair 2012, di Grand Indonesia Shopping Town, Jakarta.

"Ketika bayi menyusu lewat payudara, ia dapat mengatur jumlah susu yang mengalir dari payudara. Tetapi dengan botol, tanpa dihisap pun susu bisa mengalir lebih cepat. Inilah yang membuat bayi akhirnya menolak untuk menyusui lewat payudara ibunya," tuturnya.

Nah, bagaimanakah ciri-ciri bayi yang sedang bingung puting?

1. Bayi menyodorkan lidahnya ke atas selama mengisap dan mendorong payudara keluar dari mulutnya.
2. Bayi tidak membuka mulut cukup lebar. Akibatnya bayi hanya akan mengisap ujung puting sehingga dapat menyebabkan nyeri puting.
3. Bayi menjadi rewel dan mudah marah karena ASI tidak mengalir semudah ketika dia menggunakan botol.
4. Pasokan susu para ibu sering berkurang karena bayi tidak menyusu dengan benar.

Nia mengatakan penggunaan dot untuk asupan makanan bayi kini sudah menjadi tren atau kebiasaan masyarakat Indonesia. Padahal kata Nia, pada tahun 60-an masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang kulturnya menyusui.

Gencarnya iklan dan promosi susu formula yang masuk, memiliki kontribusi dalam mengubah pola pikir dan norma yang sudah ada di masyarakat, sehingga aktivitas menyusui kalah dengan penggunaan dot atau botol.

Selama menyusui, bayi menggunakan rahang dan bibir untuk memompa dan mencekeram puting, sehingga membantu merangsang produksi ASI. Menyusu langsung dari payudara juga membantu pembentukan rahang dan gigi bayi sesuai dengan pertumbuhan fisiologis mulut.

Tidak semua bayi, kata Nia, akan mengalami bingung puting. Beberapa bayi biasanya tidak memiliki masalah bila harus berganti-ganti menggunakan botol dan payudara. Cara terbaik yang dapat Anda lakukan adalah dengan terus memberikan ASI eksklusif pada bayi sebelum memperkenalkan botol pada 6 minggu pertama.

Nah, sebagai ibu yang bijak, ada baiknya berpikir ulang untuk menggunakan dot pada bayi Anda. Memberikan ASI eksklusif tentu jauh lebih baik untuk bayi Anda.



Sumber: ***