Sabtu, 03 Maret 2012

Kurang Minum Pengaruhi Kadar Gula Darah Lho

SUDAHKAH Anda minum air yang cukup setiap hari? Berhati-hatilah bila tubuh kita kekurangan cairan. Pasalnya, mereka yang minum kurang dari dua gelas per hari memiliki potensi mengalami gangguan kadar gula dalam darah. Kondisi ini mengarah pada pra-diabetes yang pada akhirnya menempatkan mereka para risiko diabetes.
Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh lembaga penelitian nasional Prancis INSERM, orang dewasa yang hanya minum setengah liter atau sekitar dua gelas per hari lebih mungkin mengembangkan gangguan kadar gula pra diabetes, dibandingkan mereka yang banyak minum.

Penelitian tersebut melibatkan 3.615 orang dewasa Perancis yang berusia antara 30 dan 65. Mereka memiliki tingkat gula darah normal pada awal. Sekitar 19 persen mengatakan mereka minum kurang dari setengah liter (17 ons) air setiap hari, sedangkan sisanya minum sampai satu liter atau lebih.

Sembilan tahun selanjutnya, 565 peserta penelitian terdiagnosis mengembangkan kadar gula darah tinggi. Bahkan, 202 lainnya mengembangkan diabetes tipe 2. Mereka yang mengalami gangguan kadar gula darah mayoritas memiliki kebiasaan minum kurang dari setengah liter per hari.

"Temuan tersebut hanya menunjukkan korelasi antara asupan air dalam tubuh dan kadar gula darah, namun tidak membuktikan sebab akibat," kata peneliti senior Lise Bankir seperti dilansir Reuters.

Berdasarkan penelitian tersebut, hubungan itu terkait dengan produksi hormon vasopressin. Hormon itu berperan membantu mengatur retensi air di tubuh. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, hormon yang juga dikenal sebagai hormon antidiuretik ini akan meningkat. Peningkatan itu akan membuat ginjal menghemat air. Namun, kadar vasopressin yang tinggi juga meningkatkan kadar gula darah.

Bankir mengatakan, reseptor vasopressin terdapat di dalam organ hati yang bertanggung jawab memproduksi gula di tubuh. Sebuah studi menemukan bahwa menyuntikkan vasopressin di tubuh orang sehat dapat memicu lonjakan gula darah seketika.

Meski demikian, apakah konsumsi banyak air putih bermanfaat mengurangi risiko gangguan kadar gula darah masih membutuhkan penelitian lanjutan.
Sumber: ***

0 komentar:

Posting Komentar